Pengurusan PTSL di Lampung Utara Masih Sering Terjadi Polemik

Pengurusan PTSL di Lampung Utara Masih Sering Terjadi Polemik

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) , masih diwarnai Polemik dengan munculnya biaya – biaya Pengurusan, Hal ini terjadi di seluruh Wilayah Kelurahan dan desa yang mengikuti Program PTSL di Kabupaten Lampung Utara.

Informasi tersebut diperoleh dari salah satu warga yang ada di Kelurahan Kota Alam dan Kelurahan Kelapa Tujuh Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten setempat yang enggan disebutkan namanya dirinya mengaku dikenakan biaya sebesar 600 ribu rupiah untuk pengurusan berkas.

Alhamdulillah dirinya merasa terbantu dengan adanya Program ini, masalah biaya itu biasa karena apabila mengurus sendiri pastinya akan mengeluarkan dana yang besar karena harus bolak balik dan memakan waktu juga pastinya,” ujarnya.

Ternyata tidak hanya masyarakat kelurahan saja yang dikenakan biaya Pengurusan, namun warga desa juga mengaku tidak merasa terbebankan dengan masalah biaya lainnya, karena dirinya pernah mengurus sendiri Pembuatan Buku Sertifikat yang biayanya bisa mencapai jutaan rupiah lebih, dan semenjak adanya Program PTSL dari BPN dirinya sangat terbantu karena biayanya jauh lebih murah dan hanya dikenakan biaya tambahan sebesar 350 ribu rupiah,” ujar warga.

Menanggapi hal tersebut, Kasubag TU, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lampung Utara, Muslim Suryadi, didampingi Kasi Infrastruktur, Winarno dan Kasi Hubungan Hukum Pertanahan,M.Rifa’i menerangkan,” Prihal Pembayaran ini intinya bukan menjadi urusan dari BPN, karena memang tidak ada biaya yang masuk kekantor BPN.

Perlu ditegaskan, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri bahwa biaya untuk Pembuatan Buku Sertifikat melalui PTSL Wilayah Lampung sebesar 200 ribu rupiah untuk biaya operasional didesa, Pembuatan 2 buah Patok dan satu materai, namun apabila biaya ini kurang, Kelompok Kerja Masyarakat (Pokmas) hendaknya melakukan musyawarah secara mupakat dengan masyarakat untuk menentukan tambahan biayanya itu ,” tegas Muslim.

Karena didalam Peraturan Bupati (Perbup) no 36 tahun 2017 BAB III ayat 5 tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran tanah Sistematis lengkap, biaya tambahan itu mungkin untuk keperluan dari warga sendiri, Seperti untuk biaya beli patok, materai dan Operasional Petugas Desa atau Kelurahan jadi biaya tersebut murni untuk biaya operasional dalam mengurus berkas ke BPN karena tidak cukup hanya sekali saja

Selain itu, jika ada biaya disaat Pelaksanaan Pengukuran itu lebih pada budaya toleransi dan jumlahnya juga harus sewajarnya saja, Mungkin untuk beli minum dan makan serta biaya BBM petugas desa yang membantu Pemberkasan untuk bolak balik dari desa kekantor BPN itu semua harus dihitung dan biayanya dari mana, dan enggak mungkin Petugas desa yang mau menanggung biaya itu,” terang Muslim.

Karena Keputusan adanya beban biaya Program PTSL yang dibayarkan masyarakat tertuang dalam Keputusan SKB 3 Menteri Nomor 25 Tahun 2017, dan BPN tidak pernah menyatakan Program PTSL ini Gratis,” pungkas Kasubag TU, BPN Kabupaten Lampura, Muslim Suryadi.

Melalui Keputusan tiga Menteri tersebut adalah Menteri ATR, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigras, berapa biaya yang seharusnya dikeluarkan oleh masyarakat dalam Program Sertifikat tanah? Berikut sesuai ketentuan SKB 3 Menteri Nomor 25 Tahun 2017:

Kategori I untuk Provinsi Papua, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp 450 ribu rupiah.

Kategori II untuk Provinsi Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar Rp 350 ribu rupiah.

Kategori III untuk Provinsi Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan Timur sebesar Rp 250 ribu rupiah.

Kategori IV untuk Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Kalimantan Selatan sebesar Rp 200 ribu rupiah. Dan untuk Kategori V untuk Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp 150 ribu rupiah.

(Anton)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )