Persiapan SMA-SMK Kota Blitar Masuk Kembali, Walikota Santoso Cek Lapangan

Persiapan SMA-SMK Kota Blitar Masuk Kembali, Walikota Santoso Cek Lapangan

HARIANSIBER.COM|BLITAR- Walikota Blitar Santoso melakukan pengecekan masuk sekolah dengan protokol kesehatan di era new normal. Pada Rabu (12/8/2020) meninjau di SMAN 1 Kota Blitar dan SMK Islam Kota Blitar terkait berapa jauh kesiapan sekolah menerima siswa belajar kembali di kelas.

Santoso melihat setiap setiap sudut sekolah mulai dari kelas, bengkel, dan taman sekolah. Memastikan fasilitas yang ada mendukung protokol kesehatan seperti adanya tempat cuci tangan dan kursi yang ditata berjarak.

Sebab nantinya jika sudah diperbolehkan masuk sekolah kembali, kuota siswa yang masuk kelas hanya 25 persen. Begitu pula jam belajar dipersingkat sehingga tidak terlalu lama terjadi kontak antar siswa.

“Siswa yang masuk sekolah hanya 25 persennya, dan per jam pelajaran yang biasanya 45 menit, tinggal 30 menit. Sehingga physical distancing tetap terjaga,” ujar Santoso.

Masuknya kembali sekolah ini nantinya membutuhkan persetujuan pemerintah provinsi. Dengan sebelumnya dilakukan uji coba masuk sekolah untuk dilakukan evaluasi.

Santoso pun berharap uji coba ini nantinya berbuah diperbolehkannya kembali siswa belajar di kelas. Dengan begitu bisa mengobati siswa yang telah jenuh karena sudah lama belajar di rumah, lama tidak bertemu teman dan gurunya.

“Kalau sudah masuk sekolah maka ketertiban menjaga protokol kesehatan harus dipantau betul oleh pihak sekolah. Siswa harus diajarkan rajin pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak, harapannya tidak sampai muncul cluster baru Covid-19 di lingkup pendidikan,” pesan walikota yang peduli wong cilik ini.

Untuk diketahui Pemprov Jatim mengeluarkan kebijakan melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka pada 18 hingga 31 Agustus 2020. Di Kota Blitar menjalankan uji coba kegiatan belajar mengajar tatap muka diantaranya SMAN 1 Blitar, SMK Islam Kota Blitar, dan Sekolah Luar Biasa 1 Kota Blitar. Karena Kota Blitar masuk zona orange maka yang diperbolehkan masuk adalah 25 persen siswa, bila nantinya masuk zona kuning maka diperbolehkan siswa masuk 50 persennya.

(Meidian Dona Doni)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )