POL-PP MABAR Amankan 7 Ekor Sapi Milik Warga Yang Berkeliaran Sembarangan

POL-PP MABAR Amankan 7 Ekor Sapi Milik Warga Yang Berkeliaran Sembarangan

HARIANSIBER.COM|Manggarai Barat,NTT-Satuan Polisi Pamong Praja Kab.Manggarai Barat,pada Selasa (4/8/20) berhasil mengamankan 7 ekor sapi milik warga yang di lepas berkeliaran di sembarang tempat.

Tujuh ekor sapi tersebut,berasal dari Wae Nahi,Labuan Bajo,Kelurahan Wae Kelambu.Kegiatan yang dilakukan Pol-PP merupakan Patroli yang setiap harinya di lakukan,untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

Dalam penangkapan tersebut,di pimpin langsung oleh Kasi Pol-PP,Bapak Rafael Agung dan tiga anggota Pol-PP yang bertugas.setelah melakukan penangkapan,7 ekor sapi tersebut langsung dibawa ke kantor Dinas Pol-PP untuk di amankan.

Paulinus Bursa,Sekretaris Dinas Pol-PP saat di temui,di ruang kerjanya,selasa (4/8/20) mengatakan bahwa hewan yang di tangkap tersebut,adalah bentuk penegakan aturan,kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak,yang seharusnya hewan tersebut,tidak boleh dilepaskan begitu saja,tetapi harus di kandangkan atau di ikat,sehingga tidak masuk ke lingkungan masyarakat.

Hewan masyarakat yang di amankan ini,lanjut Paulinus,nantinya akan di berikan pengumuman ke wilayah tersebut,agar pemiliknya segera menghadap ke kantor untuk di berikan penjelasan,dan nantinya juga memberikan himbauan kepada masyarakat lainya,untuk tidak membiarkan hewan peliharaan seperti sapi,untuk berkeliaran sembarangan.

Paulinus juga menyampaikan,pemilik hewan yang datang ke kantor,nantinya harus membawa bukti kepemilikan dari RT setempat,dan nantinya juga akan membayar denda.

” Pemilik hewan wajib membawa surat kepemilikan yang mengetahui RT,dan membayar denda sesuai umur sapinya”, jelas Paulinus.

Klasifikasi pembayaran denda bagi pemilik hewan,jelas paulinus meliputi: sapi yang umur 6 bulan sampai 1 tahun di kenakan denda 1 juta sementara sapi yang berumur 2 tahun di kenakan denda 2 juta dan sapi yang berumur 3 tahun dikenakan denda 3 juta sedangkan 3 tahun ke atas bisa mencapai 3 juta lebih.

Apabila pemilik hewan tidak membayar denda maka jelas Paulinus, sapi tersebut akan di lelang,dan hasil pelelangan di stor ke dinas Peternakan yang nantinya akan di teruskan ke kas Daerah.

“Kalau tidak membayar denda maka nanti akan di lelang dan yang melelang nantinya itu dari tim penafsiran harga,dari dinas peternakan yang berkordimasi drngan dinas Pol PP”,jelas Paulinus.

Diketahu 7 ekor sapi yang di amankan ini,terdiri dari 5 ekor sapi yang besar dan 2 ekor sapi yang masih kecil,dan waktu yang diberikan untuk pemilik sapi agar menghadap ke kantor terkait kepemilikan adalah 4 hari dari waktu penagkapan,apabila waktu yang diberikan sudah lewat dan pemilik hewan tidak datang menghadap,maka hewan tersebut akan di lelang.

Wartawan : Alexandro

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )