POLRES JEPARA MENGGELAR KONFERENSI PERS TERKAIT PEMBUNUHAN SOPIR GRAB KUDUS

POLRES JEPARA MENGGELAR KONFERENSI PERS TERKAIT PEMBUNUHAN SOPIR GRAB KUDUS

Hariansiber.com| Jepara – Setelah ditunggu hampir satu minggu sejak di tangkap jajaran reskrim polres Jepara,akhirnya tersangka pelaku pembunuhan terhadap Tri Ardiyanto (40) sopir Grab asal Gondangmanis Kudus yakni DS (33) warga garung lor, Kaliwungu, Kudus akhirnya diperlihatkan ke publik oleh Kapolres Jepara AKBP Nugroho Trinuryanto. 

dalam konferensi pers yang digelar Rabu (4/3/20) oleh Polres Jepara, Kapolres jepara yang didampingi jajaranya menyatakan, Tersangka DS sebelumnya memiliki masalah hutang piutang, sehingga dirinya merencanakan untuk melakukan kejahatan dengan merampas mobil honda jazz milik korban.

pilihan tersebut dilakukan oleh DS dengan alasan mobil jenis tersebut mudah dijual dan diminati pasar. maka pada selasa (4/2/20) tersangka menjalankan aksinya. dalam penyidikan tersangka pada awalnya menemui korban di SPBU Matahari Kudus dan meminta korban mengantarnya pulang ke kontrakan di Desa Mijen, Kaliwungu Kudus. kemudian sebelum sampai di tempat kontrakan, tersangka minta berhenti, dan langsung menusuk dada korban dua kali dengan menggunakan pisau yang diambil dari dalam tasnya, dan korban kemudian dicekik hingga akhirnya tak bernafas, demikian keterangan yang disampaikan oleh AKBP Nugroho Trinuryanto, Rabu (4/3/2020).

mobil kemudian diambil alih tersangka, dengan korban berada di dalamnya. 

Advertisement

tersangka kemudian mengarahkan mobil korba ke rumah kontrakan untuk mengambil selimut yang digunakan untuk membungkus korban. Tersangka DS selanjutnya membawa korban ke arah Welahan, Jepara dan membuang korban di sungai SWD melalui atas jembatan dengan terlebih dahulu mengikat korban dengan tali dan pemberat berupa batu bata, hal tersebut dilakukan tersangka pada Rabu (5/2/2020) sekita pukul 04.00 WIB.

Mayat korban pada kamis (6/2/2020) paginya ditemukan oleh warga welahan di dekat jembatan Desa Ketileng Sungai SWD 2  Welahan. berawal dari temuan tersebut personil dari Satreskrim dan anggota Polres Kudus serta Yogyakarta, melacak pelaku sampai akhirnya tertangkap di Yogyakarta pekan lalu, tambahan keterangan dari Kapolres Jepara AKBP Nugroho tri Nuryanto.

dalam pelarianya DS yang merupakan tentara pecatan merubah warna mobil milik korban, dan melalui HW menjualnya kepada pasangan suami istri TA dan DY dengan DP sebesar Rp. 7 Juta dari Rp. 25 Juta yang disepakati.

ketiga orang tersebut, HW, DY  dan TA dalam kasus ini ditetapkan juga sebagai tersangka namun dalam perkara yang dibedakan dengan DS, yakni pelanggaran pasal 480 KUHP, karena diduga sebagai penadah barang curian.

HS/(fr-jpr

Editor/Arf/Red/Hariansiber

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )