Proyek Perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Berdampak Belasan Rumah Warga Kebanjiran

Proyek Perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Berdampak Belasan Rumah Warga Kebanjiran

Hariansiber.com| MAROS – Proyek Pembangunan Perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Kab. Maros ditengarai berdampak tidak baik bagi warga sekitarnya. Faktanya adalah saat hujan deras turun beberapa hari terakhir beberapa pemukiman warga disekitar area bandara tersebut mengalami banjir hingga ketinggian setengah meter.Jumat (21/2/2020).

Dari pantauan Hariansiber, ada belasan rumah yang dihuni oleh 18 kepala keluarga di Desa Baji Mangai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros yang merasakan dampak banjir tersebut dan sebagian dari jumlah tersebut terpaksa mengevakuasi harta benda mereka yang sempat terendam hingga air masuk ke dalam rumah.

H. Rapi (60) salah seorang warga yang rumahnya terkena dampak banjir mengatakan, jika dirinya baru pertama kali mengalami banjir selama 60 tahun terakhir.

Banjir ini disebabkan adanya perluasan pembangunan tahap pertama yakni terminal Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
“Hingga saat ini saya dan keluarga masih menetap disini dan memohon agar pihak Angkasa Pura 1 bisa memberikan solusi karena sejak bandara ini diperluas air tidak terbendung dan menggenangi rumah kami. Jika perlu bagaimana agar pihak angkasa pura bisa membabaskan tanah miliknya dan warga lain” katanya seraya menambahkan, jika rumahnya telah dikelilingi proyek perluasan bandara.

Lain halnya pengakuan Rahmatia (45) seorang ibu rumah tangga, banjir ini sudah tiga hari, tapi belum ada perhatian dari pihak pengelola bandara. Dan anak saya pun sudah terserang sakit demam dan gatal-gatal.

“Kami juga menunggu bantuan dari pengelola Bandara yakni pihak PT.Angkasa Pura 1 ,” terangnya.. Hingga berita ini diturunkan, pihak humas Angkasa Pura 1 belum bisa dikonfirmasi atas kejadian ini.

HS-(Imansyah Rukka)

Editor : HS-Arf

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )