Sapa Warga Melaui Aplikasi Media Sosial, Dukcapil Magetan “Bahagiakan” Warga

Sapa Warga Melaui Aplikasi Media Sosial, Dukcapil Magetan “Bahagiakan” Warga

Magetan, Hariansiber – Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Magetan menggelar pertemuan secara online melalui dunia maya untuk memberikan informasi seputar pelayanan administrasi kependudukan kepada warga dimasa pandemi covid 19. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Magetan Hermawan mengatakan, kegiatan sapa warga melalui aplikasi dunia maya merupakan kegiatan baru yangvbaruboertama dilakukan dan direncanakan akan dilakukan secara kontinyu.

“Kami buat kegiatan ini untul mempernudah warga mengetahui pelayanan kependudukan dan catatan sipil, karena sekarang layanan kepada ndudukan mudah dan gratis. Istilahnya warga dibahagiakan,” ujarnya.
Hermawan menambahkan, kegiatan sapa warga melalui aplikasi dunia maya tersebut selain untuk memberikan informasi kepada warga juga merupakanajang untuk menyerap keluhan warga. Ajang sapa menurutnya juga sarana untuk melakukan evaluasibterhadap kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. “Ini juga langkah untuk mengetahui apa yang diharapkan warga dari pelayanan kependudukam selama ini. Selain untuk mengetahui keluham warga ini juga merupakan sarana untuk melihat kinerja kita,” imbuhnya.

Salah satu warga dari Desa Tambran yangvikut berinteraksi dalam kegiatan sapa warga mengeluhkan adanya aturan surat pengantar dari RT dan RW dan keluha permintaan legalisir, padahal dengan adanya barcode di KTP dan Kartu Keluarga sudah seharusnya tidak lagi ada surat pengantar dari rt mauoun desa terkait. Hermawan langsung menjawab pertanyaan warga bahwa surat pengantar dan legalisir sudah selayaknya tidak lagi diberlakukan, namun adanya sejunlah instansi yang masih meminta adanya legalisir harus disikapi degan bijakksana. “Sebaiknya diiarahkaan saja ke disdukcapil untuk legalisir dan akan kami layani karena ada beberapa instansi yang masih memberlakukan legalisir untuk persyaratan meskipun saat ini sudah diberlakukan barcode. Terkait ada petugas yang minta suray oengantar rt kami pastikan untuk pengurusan dokumen keptendudukan tidak ada surat oemgantar. Nanti kita indak lanjutii,” ucapnya.

Sapa warga melalui lalui aplikasi media sosial rencananya akan dilaksanakan sebulan sekali. Belum dipastikan jadwal untuk kegiatan tersebut karena masih menunggu penyesuaian kegiatan.” Ini memang kegiatan baru kita masih menyesuaikam kegiatan. Rencana akan dilakukan sebulan 2 kali,” pungkas Hermawan.

Wartawan : Agus

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )