Sebelas Bidang Tehnis Kementrian RI Kunjungi Petani Tambak Di Buol

Sebelas Bidang Tehnis Kementrian RI Kunjungi Petani Tambak Di Buol

Buol, Hariansiber – Rombongan Direktur jendral (Dirjen) Kementrian Kelautan dan Perikanan Pusat DR Ir. Slamet S. MSi pada rabu (23/9) melakukan kunjungan kerja (kunker) di kabupaten Buol  dalam rangka meninjau sejumlah lokasi potensi lahan budidaya tambak untuk dijadikan kawasan tambak nasional dikawasan indonesia timur khususnya di Sulawesi Tengah (sulteng).

Ada 4 desa yang dikunjungi  diantaranya  desa negeri lama, desa kantanan, desa kodolagon kecamatan bokat, bungkudu kecamatan bukal dan kelurahan kampung bugis. Selain mengunjungi lokasi tambak rombongan yang terdiri 11 tim kementrian dibidang tehnis yaitu dari kementrian  pekerjaan umum Pemukiman dan perumahan Rakyat  (PUPR) kementrian staf kepresidenan, kemantrian kemaritiman dan investasi,Bappenas, kementrian lingkungan hidup dan kehutanan kementrian agraria dan tataruang, kementrian dalam negeri, badan koordinasi penanaman modal, serta  BUMN PLN, bertatap muka langsung dengan petani tambak.

Dalam pertemuan yang di pimpin bupati Buol dr Amirudin Rauf lebih banyak menggagas keluhan dan usulan patani tambak yang masih menggunakan alat tradisional dalam pengembangan budidaya tambak modern sehingga tidak mencapai hasil yang memuaskan.

Dikabupaten buol potensi pengembangan budidaya tambak yang belum keseluruhan diolah seluas kurang lebih 1500 ha dan yang terkelolah sekitar 275 ha tersebar di wilayah kecamatan dan desa.

Di selah-selah kunker didesa kodolagon dirjen kelautan dan perikanan DR Ir. Slamet  pada rabu (23/9) mengatakan apa yang menjadi keluhan petani tambak akan di tindak lanjuti dipusat utamanya cara pengelolahan dari tradisional kecara teknologi modern sehingga hasil panennya nanti dapat memuaskan dan bisa mensejahterakan petani tambak itu sendiri bahkan diupayakan dapat menembus pasar nasional ada 4 jenis budidaya yang akan  menjadi primadona dan perhatian khusus untuk dikembangkan di buol yaitu budidaya udang paname,udang windu, kepiting bakau dan ikan bandeng.Pengembangan 4 jenis budidaya ini kementrian akan mendorong pemerintah kabupaten (pemkab) buol untuk terus memperluas lahan  tambak petani yang belum terkolah.

“Kami akan dukung pengembangan budidaya tambak di kabupaten buol agar menjadi kawasan penghasil tambak terbesar di bagian timur indonesia. ‘Pungkas Slamet.

Selain Rombongan Kementrian yang hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Buol, Sekab Buol, Kapolres Buol, Seluruh Pimpinan OPD, camat Bokat para kades dan masyarakat.

Wartawan:  Rustam

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )