Segera Wujudkan Kota Blitar Keren, Walikota Santoso dan Wakil Walikota Tjutjuk Gelar Pakta Integritas Bersama OPD

Segera Wujudkan Kota Blitar Keren, Walikota Santoso dan Wakil Walikota Tjutjuk Gelar Pakta Integritas Bersama OPD

HARIANSIBER.COM|BLITAR – Sesuai dengan rencana masuk di hari pertama kerja, Walikota Blitar Santoso dan Wakil Walikota Tjutjuk Sunario menggelar pertemuan bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah se-Kota Blitar, pada Senin (1/3/2021) di Balai Kota Kusuma Wicitra.

Acara itu dikemas dengan penandatanganan Pakta Integritas bersama pejabat Pemerintah Kota Blitar. Memperkuat komitmen untuk memperlancar pelaksanaan visi misi walikota sesuai kampanye lalu dalam mewujudkan Kota Blitar Keren, Unggul, Makmur dan Bermartabat.

Walikota Blitar Santoso mengatakan jajaran pemerintah Kota Blitar perlu untuk menyelaraskan pikiran dan meresapi visi misi. Pasalnya di dalam visi misi ada 11 program yang tergolong baru bisa terlaksana baik dan inovatif.

“Maka itu kami kumpulkan kepala OPD, Camat, Lurah supaya bisa bekerja sama untuk peningkatan kualitas pembangunan seperti dengan visi misi yang kita gagas,” ungkap Walikota Santoso.

Santoso berharap setelah pertemuan ini seluruh OPD segera merumuskan rencana kerja. Sehingga masyarakat bisa segera merasakan program-program di masa kepemimpinannya 2021 – 2024.

“Sehingga kita bisa segera melayani masyarakat. Utamanya di masa pandemi ini wong cilik sangat perlu uluran tangan kita dengan program sembako, Jumat berkah, dan santunan warga meninggal,” kata walikota yang dikenal peduli wong cilik ini.

Sementara Wakil Walikota Blitar, Tjutjuk Sunario mengatakan menjadi keharusan bagi seluruh OPD sepakat dan satu bahasa dalam memenuhi janji walikota kepada masyarakat. Minimal dalam 100 hari kerja sejumlah janji itu harus dilaksanakan.

“Jadi janji pemasangan internet gratis lalu program RT 50 sampai 100 juta sudah harus berjalan,” ujar Wakil Walikota Tjutjuk.

Tjutjuk yakin dalam 100 hari kerja sudah bisa menjalankan program-program unggulan di kampanye. Meski terbentur dengan masalah pembiayaan dimana anggaran pada tahun ini merupakan anggaran yang telah disusun pada tahun lalu.

“Bisa berjalan dengan kita menyesuaikan anggaran yang melekat di OPD. Kita jalankan dulu sebagian misal ada 2,5 miliar kita bagi ke 50 RT untuk menjalankan program itu. Baru nanti di perubahan anggaran kita bisa menjalankan seluruhnya, dan pada tahun depan bisa seluruh program berjalan bersama sepenuhnya,” bebernya.

(Meidian Dona Doni)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )