Sekdes Ongka Persatuan “Manipulasi” Data Penerima Bansos…!

Sekdes Ongka Persatuan “Manipulasi” Data Penerima Bansos…!

Hariansiber.Com|Parimo – Di tengah sulitnya pendapatan masyarakat di karnakan adanya virus pandemi Cocid 19, pemerintah Desa Ongka Persatuan Kecamatan Ongka Malino Kabupaten Parigi Moutong di duga mala lebih berpihak pada keluarga dan Aparat Desanya, di dalam mengusulkan daftar nama penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan besaran bantuan Rp.600.000,-

Hal ini terungkap setelah beredarnya nama-nama penerima BST dan BLT Dana Desa di medsos, betapa tidak Pemdes Ongka Persatuan yang di duga di lakukan oleh Sekretaris Desa Moh Idris Pakaya ternyata lebih memprioritaskan keluarga dan aparat Desanya, sementara edaran Kemensos tidak di benarkan Aparat Desa,Pendamping Desa maupun yang telah menerima jenis bantuan lainnya untuk di usulkan sebagai penerima BST.

Faktanya nama yang di terbitkan oleh Kemensos sebagai penerima BST ternyata di dominasi keluarga Sekdes Ongka Persatuan Moh Idris Pakaya serta isteri aparat Desa. Di antaranya inisial HTM yang merupakan mertua Sekdes Ongka Persatuan, dan di duga sebagai penerima ganda di BLT dan BST, inisial NLM isteri pendamping Desa yang juga sebagai adik ipar dari Sekdes, inisial RSN isteri dari aparat Desa, inisial NOP isteri dari anggota BPD, inisial SUT isteri dari Kepala Dusun, inisial SLM isteri dari anggota BPD, inisial MUN suami dari bendahara Desa sebagai penerima di BLT.

Zikra Samindi sala satu pemuda Desa Ongka Persatuan, ketika di temui pada 7/6 di sala satu warung kopi di Kota Palu, mengakui hal tersebut, iya,memang benar setelah data tersebut beredar luas di medsos, kami melihat ada keganjalan dalam daftar penerima BST tersebut, pasalnya yang melihat dari 21 penerima terdapat beberapa isteri aparat Desa,isteri Kepala Dusun,isteri BPD,suami Bendahara Desa (penerima di BLT) isteri pendamping Desa, bahkan terdapat nama ganda di BST dan BLT yang berinisial HTM yang nota bene nama tersebut adalah mertua dari Sekdes Ongka Persatuan.

Dengan melihat fakta yang ada, kami melihat hal ini sudah tidak sesuai dengan intruksi pemerintah pusat yang melarang keluarga aparat Desa serta yang telah menerima bantuan lainnya untuk di usulkan sebagai penerima BST. Olehnya kami beberapa teman pemuda Desa Ongka Persatuan dan tokoh masyarakat setempat bersilaturahmi kerumah Sekdes Ongka Persatuan Moh Idris Pakaya, guna untuk mendapatkan penjelasan atau klarifikasi terkait nama-nama tersebut.

Lanjut kata Zikra, Sekdes Ongka Persatuan Moh Idris Pakaya yang di dampingi oleh Kepala Desa Ongka Persatuan Sukiman H Tabu, menjelaskan, bahwa kami pemerintah Desa tidak mengetahui terkait nama-nama tersebut, karna yang keluarkan daftar nama-nama penerima BST tersebut adalah dari Kemensos, kami tidak perna mengusulkan nama-nama, Pemerintah Desa tinggal menerima saja.

Pernyataan Pemerintah Desa melalui Sekdes Moh Idris Pakaya, menurut kami merupakan “pembohongan” publik, “orang gila saja mendengar pernyataan tersebut pasti akan tertawa”. Pasalnya hal yang mustahil Kemensos bisa mengetahui nama-nama tersebut adalah isteri dari Aparat Desa,BPD dan Pendamping Desa, kalau memang toh datanya di acak Kemensos maka sudah barang tentu nama yang muncul adalah Kepala Keluarga yang memiliki jabatan di Desa.

Sekdes Ongka Persatuan Moh Idris Pakaya, terkesan menghindar dan tidak mau memberikan tanggapan, pasalnya pesan konfirmasi melalui WhatsApp dan SMS sudah di terima,namun tidak memberikan tanggapan.

HS|Atnan

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )