Sekitar 20 Ribu KPM BPNT Maupun PKH di Banyuwangi Terhapus Oleh Sistem

Sekitar 20 Ribu KPM BPNT Maupun PKH di Banyuwangi Terhapus Oleh Sistem

HARIANSIBER.COM|BANYUWANGI – Kuota penerima program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) secara nasional dikabarkan mengalami banyak pengurangan.

Banyaknya warga yang terhapus oleh sistem dari kementrian banyak sekali warga yang kecewa bahkan di waktu penyaluran mereka pulang dengan tangan kosong penuh kesedihan.

Menurut plt dinas sosial kabupaten banyuwangi Suyanto Waspo Tondo Wicaksono di banyuwangi sekitar 20 ribu penerima maamfaat yang di hapus karena beberapa hal.

” Ada beberapa hal terkait banyaknya daftar penerima mamfaat yang di hapus contohnya wanita hamil yang berhak menerima bantuan namun setelah lahir data di kirim ke pusat dan pusat kroscek dengan dispenduk maka data itu akan kehapus oleh sistem kemudian ada yang NIKnya dobel atau ganda bahkan ada yang NIKnya 15 angka ” papar Yayan sapaan angkrabnya di gedung dprd Banyuwangi (selasa 26/01).

Masih kata Yayan ” ada juga yang terima bantuan lain contohnya dia penerima pkh atau bpnt selama ini menerima bantuan dia masuk kategori orang miskin tiba-tibanya istrinya berangkat kerja ke luar negeri sebelum pandemi maka paspornya akan ke scan di imigrasi dan pihak imigrasi akan kordinasi dengan bagian keuangan maka datanya akan kehapus oleh sistem,juga ada yang terima bantuan dari disnaker jadi bantuan ganda ” kata Yayan plt kadinsos banyuwangi

Sementara itu plt dinas sosial mengupayakan yang betul-betul berhak menerima agar segera di musdeskan lagi di desa yang di hadiri tokoh agama tokoh masyarakat dan bpd nanti akan di ajukan ulang ke kementrian sosial

Di akhir wawancaranya plt kadinsos kabupaten Banyuwangi menjelaskan kalau pendamping pkh ataupun tksk kecamatan serta psm sudah pasti melakukan verifikasi di lapangan terus menerus.

(Robby)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )