Sidang Kedua Gugatan SAD Bukit 12 Kejasung, PT.SDM Mangkir Hakim Pengadilan Kembali Tunda Sidang

2 min read

Hariansiber.com|Batang Hari – Pengadilan negeri Batang Hari Senin(04/04/2022) pukul 11.00 wib kembali mengelar Sidang kedua gugatan suku anak dalam (SAD) kelompok Kejasung Bukit 12 desa Padang kelapo kecamatan Maro sebo ulu kabupaten Batang Hari provinsi Jambi.

Sebelumnya SAD Bukit12 kejasung desa Padang kelapo kecamatan Maro sebo ulu telah mengikuti sidang gugatan terhadap tergugat 1 PT.Sawit desa makmur (S.D.M) dan tergugat II PT.Adi Mulyo palmo lestari(A.P.L) di pengadilan negeri dan berakhir dengan hasil penundaan sidang karena ketidak hadiran tergugat 1 PT.A.P.L sampai tanggal 4 April 2022 setelah menghadiri sidang kedua ,SAD kelompok Kejasung Bukit12 desa Padang kelapo kembali menuai kecewa karena tergugat II PT.SDM tidak hadir memenuhi panggilan pengadilan negeri Batang hari, sehingga sidang kedua kembali di tunda sampai dua Minggu kedepan .

Sidang kedua gugatan SAD Kejasung bukit 12 desa Padang kelapo kecamatan Maro sebo ulu kabupaten Batang Hari provinsi Jambi di pimpin oleh hakim Eka Kurnia Ningsih SH, MH .

Setelah menindak lanjuti , hakim Eka Kurnia Ningsih SH, MH terpaksa menunda sidang karena tergugat II PT.SDM dan BPN serta dinas perkebunan tidak memenuhi panggilan pengadilan negeri Batang Hari.

Mahmudinsyah perwakilan kelompok Suku anak (SAD) Kejasung bukit 12 dalam wawancaranya mengatakan Kita akan terus mengawal proses sidang ini hingga hak – hak SAD kelompok Kejasung Bukit12 yang dirampas kembali ,sebelumnya sidang pertama hanya di hadiri PT.SDM sehingga sidang harus di tunda sampai tanggal 4 April ,namun kini setelah sidang kedua sidang kembali di tunda hingga dua Minggu kedepan menunggu kehadiran tergugat , BPN dan dinas perkebunan.

Kami berharap melalui pengadilan negeri Batang Hari ini kami bisa memperoleh tanah nenek moyang kami SAD,kata Mahmud .

Setelah persidangan kelompok SAD Kejasung bukit 12 desa Padang kelapo kecamatan Maro sebo ulu kabupaten Batang Hari sempat terjadi cekcok karena kesal tergugat silih berganti tidak memenuhi undangan pengadilan negeri Batang Hari ,namun pihak pengadialan negeri Batang Hari langsung memberikan penjelasan bahwa sesuai ketentuan apabila tergugat tidak hadir maka sidang harus di tunda.

(Aspin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.