Sistem Kearsipan di Pemkot Tegal Belum Tertangani Serius

Sistem Kearsipan di Pemkot Tegal Belum Tertangani Serius

Hariansiber.coml Kota Tegal– Sistem kearsipan di lingkungan Pemerintah Kota ( Pemkot) Tegal, Jawa Tengah, diyakini belum tertangani secara serius.

Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah ( Arpusda) Kota Tegal, Herviyanto, saat menanggapi pertanyaan audiens dalam acara Public Hearing yang digelar DPRD Kota Tegal, Minggu ( 26/7) malam.

Gelar Public Hearing itu sendiri berkaitan dengan pembahasan DPRD terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda) yaitu Raperda pencegahan dan peningkatan kwalitas thd perumahan dan pemukiman kumuh, Raperda Penyelenggaraan Kearsipan dan Raperda Penyertaan Modal Pemkot Tegal pada PT Bank Jateng.

Menurut Herviyanto, dengan nantinya Pemkot Tegal memiliki Perda Tentang Penyelenggaraan Kearsipan diharapkan sistem kearsipan di lingkungan Pemkot Tegal akan tertangani secara maksimal.

” Perlu dipahami selama ini yang namanya arsip dan kearsipan itu masih dipandang sebagai kumpulan tumpukan kertas usang. Gedungnya saja yang nampak megah, tapi anggaran untuk perawatan saja tidak dicover di dalam APBD,” kata Herviyanto.

Sementara, menanggapi pertanyaan yang disampaikan oleh audiens yakni Ketua PD Muhammadiyah Kota Tegal, H Nadirin Maskha terkait batas waktu penyimpanan arsip, Herviyanto mengatakan, bahwa secara umum batas penyimpanan sebuah arsip adalah kisaran 10 tahun.

” Dengan adanya Perda Penyelenggaraan Arsip ini maka akan kami jadikan landasan operasional agar Kantor Arsip menjadi pengelola dokumen masyarakat,” tandas Herviyanto .

Sementara itu, Susanto Agus Priyono, selaku Ketua Panitia Khusus ( Pansus) 4 DPRD Kota Tegal yang membidangi Raperda Penyelenggaraan Arsip menambahkan, terkait dengan batas waktu penyimpanan arsip akan diatur di dalam Peraturan Walikota sebagai implementasi dari Perda.

Wartawan : Riyanto Jay

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )