Soal Vidio Viral Oknum Satlantas Di Batam, Ini Penjelasan Kasatlantas Polresta Barelang

2 min read

HARIANSIBER.COM|BATAM – Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Ricky Firmansyah mengatakan, video itu direkam di Pos Lantas 902 yang terletak di Simpang Martabak Har Jodoh, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Ricky mengungkapkan, pelanggar yang berinisial M telah melakukan dua pelanggaran lalu lintas pada Selasa (5/4/2022) siang.

Pelanggaran pertama, kata dia, yakni melawan arus yang rawan menimbulkan kecelakaan.
“Oleh karena itu, petugas ketika menanyakan kelengkapan surat-suratnya, pengendara mengaku tidak membawa STNK dan SIM,” ujar Ricky saat dimintai keterangan.

Kemudian, anggotanya melakukan penilangan dengan barang bukti kendaraan roda dua.

Namun, oleh anggotanya diberikan kebijaksanaan bahwa barang bukti dapat ditukar dengan STNK.

“Ya sudah kalau gitu kita tukar barang buktinya, kendaraan bermotor tadi kita tukar dengan STNK, dan itu ada buktinya berupa surat tilang yang kita berikan ke dia dan surat tilang arsip kita dengan barang bukti STNK,” kata Ricky.

Lebih lanjut, pihaknya juga telah menjelaskan terkait detail pelaksanaan sidang, baik tanggal dan bulannya.

“Apabila ingin dibayarkan tilangnya, silakan bayar e-tilang sebesar Rp 250.000, itu pun sudah didaftarkan e-tilangnya. Jadi tinggal dibayarkan saja,” ucap dia.

Akan tetapi, menurut Ricky, pelanggar mungkin salah persepsi atau memang sengaja memelintir dengan menyebut anggotanya meminta sejumlah uang.

“Padahal tidak ada,” tegasnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat apabila memang mendapati petugas lalu lintas di Batam yang melakukan penyalahgunaan wewenang atau pungutan liar (pungli), agar melaporkannya.

“Silakan laporkan kepada kami atau pimpinan kami, tentu akan kita tindak tegas. Kita tidak anti kritik dan kita juga siap menerima segala masukan demi hal-hal baik yang bisa membangun citra Polri,” papar Ricky.

Sebelumnya, Viral Vidio di media sosial Facebook yang menujukan kekesalan seorang Wanita muda seusai ditilang oleh Satlantas Polresta Barelang, Jumat(8/3) sore.

Bagaimana tidak didalam Vidio itu, Wanita tersebut menceritakan bahwa motornya ditahan oleh oknum Satlantas dan dimintai sejumlah uang agar motor tersebut dapat dilepaskan.

“Ini saya dan teman saya lagi di Pos Polisi simpang Martabak Har, Jodoh, Tadi teman saya putar arah arah salah. Motor sama STNK nya ditahan. Ini enggak motornya sama STNKnya ditahan baru bisa lepas kalau ada uang 250 Ribu Rupiah,” ucap Wanita dalam video tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.