Tarik Dana Kepada Siswa Penerima PIP, Pihak SMK Yayasan Pendidikan YP 17 Berdalih Pemerataan dan Tidak dipaksa

Tarik Dana Kepada Siswa Penerima PIP, Pihak SMK Yayasan Pendidikan YP 17 Berdalih Pemerataan dan Tidak dipaksa

Editor : Anton

HARIANSIBER.COM|Waykanan – Berdalih hasil rapat sebelum mencairkan dana PIP (Program Indonesia Pintar), pihak SMK Yayasan Pendidikan YP 17 Baradatu diduga melakukan penarikan dana PIP pada siswa penerima.

Prihal ini dibenarkan oleh siswa dan juga orang tuanya, karena setiap mendapatkan dana PIP siswa dikenai potongan sebesar Rp 200. 000 per siswa.

Memang benar siswa mencairkan dana PIP melalui mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) secara langsung, namun setelah itu barulah diminta oleh Pak Merson selaku Waka Kepsek SMK YP 17 Baradatu.

Bahkan ada siswa yang tidak memberikan saat itu, langsung didatangi rumahnya untuk dimintai dana tersebut. Pemotongan itu sudah berlangsung setiap tahunnya.” ujar siswa yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, saat ditemui diruang kerjanya, Wakil Kepala Sekolah SMK YP 17 Baradatu Waykanan, Merson, mengatakan, terkait dirinya yang meminta dana PIP pada siswa itu seolah berkilah itu sudah melalui hasil rapat beberapa waktu lalu, saat pihak sekolah mengetahui akan mendapatkan dana PIP itu.

Diketahui besaran dana PIP tersebut adalah RP 1 juta rupiah per siswa dan hanya diminta Rp 200 ribu itupun tidak ada paksaan, tapi rata rata banyak yang memberikan.”ujarnya.

Lebih lanjut, Merson membeberkan, mekanisme Pencairan dana PIP, Berkas itu terkumpul banyak, lalu saya bawa ke Bank setelah itu mereka mengambil sendiri lewat ATM,” setelah mereka kembali lagi untuk membantu yang tidak dapat, begitulah yang terjadi.

Ketika ditanya berapa banyak jumlah siswa penerima dana PIP, Merson, kembali menjelaskan jumlah siswa penerima PIP bervariasi, karena kadang – kadang ada siswa yang mendapatkan dana PIP, tapi tidak mengambil dana itu, begitu pula siswa yang baru lulus tetapi nama nya masih ada dan dapat namun tidak dicairkan.”ungkapnya.

Saat kembali ditanya berapa orang siswa yang mendapatkan dana PIP pemerataan. Merson pun belum bisa memastikan, karena pihaknya (SMK YP 17) masih menunggu dana yang terkumpul dari siswa, setelah terkumpul nantinya akan dimusyawarahkan dengan wali kelas nya agar mencari orang yang berhak mendapatkan, siswa miskin atau yatim piatu kira – kira begitu.” terangnya.

Masih menurut Merson, memang betul saat rapat waktu itu tidak dibahas berapa jumlah siswa yang akan dibantu dari dana pemerataan, karena kita masih menunggu dana tersebut terkumpul terlebih dahulu.

Memang benar tidak ada aturan untuk pemerataan, tetapi kami tawarkan pada saat musyawarah waktu itu, kalau mereka tidak mau kami tidak memaksanya.”jelasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK YP 17 Baradatu, Basir, menepis keterangan dari sejumlah murid. menurut Basir mereka mengambil (Mencairkan) dana tersebut melalui mesin ATM dan itu tidak ada pemotongan.”singkatnya.

Disinyalir pemotongan dana PIP sebesar Rp 200 ribu kepada siswa penerima bantuan, dengan alasan untuk pemerataan murid yang tidak mendapatkan. Diduga dimanfaatkan oleh oknum pihak SMK YP 17 Baradatu untuk memperkaya diri sendiri.

(Irawan/tim/Tn)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )