Terkait Bimtek Kades Lampura, Ini Penjelasan Dari Kadis PMD

Terkait Bimtek Kades Lampura, Ini Penjelasan Dari Kadis PMD

HARIANSIBER.COM|Lampung Utara – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lampung Utara Ir.Hi.Wahab, MM, angkat bicara soal Kegiatan Bimtek Kepala Desa ke Bali beberapa waktu lalu yang sempat menjadi berita hangat di Kabupaten Lampung Utara.

Wahab menerangkan, “Memang Program kegiatan Bimtek itu sudah dirancang mereka dari tahun 2017, disaat APDESI audensi dengan Bupati Lampura, Hi.Agung Ilmu Mangkunegara, waktu itu saya juga ikut mendampingi beliau, selain itu ada juga Kabag Hukum dan Protokol, namun karena tahun 2017 masuk tahun Politik jadi Bupati meminta menunda kegiatan tersebut karena dikhawatirkan disalah artikan seolah-olah Bupati mengkarantina para Kepala Desa saat itu,” terang Wahab saat dijumpai oleh hariansiber.com diruang kerjanya, rabu 4/12/2019

Menurut Wahab, ditahun 2018 Program tersebut kembali direncanakan dan dibahas lagi melalui APBdes, tetapi tahun 2018 masih dalam kondisi Pilkada, Pilgub, Pileg dan Pilpres juga kondisi Keuangan Lampung Utara sedang tidak memungkinkan, sehingga kegiatan itu batal dilaksanakan.

Dan ditahun 2019 Program Bimtek ini baru dapat dilaksanakan oleh APDESI Kabupaten Lampung Utara setelah sebelumnya telah melalu mekanisme rapat bersama APDESI Kabupaten dan Pengurus APDESI Kecamatan dan tertuang didalam Berita Acara Kesepakatan dan diteruskan kepada seluruh Kepala Desa yang ada.

Namun masalah ini, Kami selaku Dinas terkait tidak bisa melakukan Intervensi apalagi mencegah para Kepala Desa, karena didalam Regulasi Kepala Desa adalah sebagai Penguasa pengelola Keuangan Desa (PPKD),” jelas Wahab.

Wahab juga menerangkan,” Untuk Informasi yang simpang siur dimasyarakat bahwa Plt. Bupati tidak mengizinkan kegiatan Bimtek tersebut,itu merupakan kekeliruan atau beda pemahaman.

Menurut Wahab,” Plt.Bupati Lampura, Hi.Budi Utomo, paham betul Regulasi tersebut dan bukan melarang atau tidak mengizinkan Bimtek itu, hanya saja maksud, Budi Utomo,karena kita sebagai Pelayan masyarakat jangan dilaksanakan secara serentak namun secara bertahap dikhawatirkan Pelayanan terhadap masyarakat terganggu.

Yang tidak diizinkan oleh Plt.Bupati hanya PMD dan para Camat yang ingin berangkat juga karena tidak ada anggaran untuk Pendampingan tersebut, karena dikhawatirkan, Plt Bupati, jika PMD dan Camat ikut serta hanya akan membebani Desa,” terang Wahab.

Tidak ada larangan kata Wahab, dan Plt.Bupati tidak melarang APDESI untuk berangkat Bimtek atau tidak mengizinkan kegiatan Bimtek tersebut, Kami PMD bukan tidak mengetahui kegiatan Bimtek itu, akan tetapi jika kami ditanya soal EO dan Pelaksana Kegiatan itu bukan ranah kami,” papar Wahab.

Harapan kedepan Bimtek itu lebih mengarah kepada Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) karena diera Periode kedua Presiden RI .Ir.Jokowidodo Dana Desa lebih diperioritaskan untuk Peningkatan SDM dan ini bukan hanya Apartur Desa saja namun termasuk masyarakat Desa yang memang membutuhkan keterampilan nanti bisa diprogramkan melalalui Dana Desa dan kita dari PMD akan mensupport dan membantu mencarikan dan menyiapkan Narasumber yang akan diperlukan didesa nantinya,” pungkas Wahab.

(Anton)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )