Tidak Terima Kanstin Beton di Robohkan, Marlon Minta Penjelasan

1 min read

Hariansiber.com|Tanjungpinang; Marlon Harianja, warga ganetamas yang memiliki sertifikat nomor 06055 dengan luas 130 M2 tidak terima Kanstin beton yang dipasang dilahannya tersebut dirobohkan.

menurutnya ia mendukung pemerintah dalam pembangunan sehingga berkenan memberikan lahannya dipasang kanstin beton ( pembatas jalan)dijalan menuju bandara Raja haji Fisabilillah.

semakin membuatnya heran hal ini melibatkan oknum Dinas pupr berinisial D.S.
“ironis memang oknum itu melakukan ini hanya karena teriakan ibu-ibu di medsos. dengan artian negara kalah hanya dengan individu”, katanya.

ia sendiri mengaku sudah melakukan komunikasi dengan D.S juga mendatangi rumahnya. namun yang bersangkutan tidak ada ditempat. ia juga menyebutkan ada ormas yang mengukur dilokasinya tersebut. ” ada itu 2 orang ormas datang ngukur- ngukur, waktu mereka datang saya ada tetapi mereka tidak menyapa saya. etisnya kan tamu yang menyapa saya selaku tuan rumah,” ujarnya dengan nada kesal.

saya keberatan kanstin beton ini di robohkan tanpa alasan kalau memang mau dibuat jalan tolong rubah sertifikat lahan saya, jangan nantidibilang palsu. karena dalam sketsa disertifikat saya tidak ada jalan ini”, tambahnya.

saat media ini berada dilapangan, Senin (13/6) tim lembaga Komando pemberantasan korupsi (LKPK) provinsi Kepri yang diminta turun oleh pemilik Lahan menyebutkan kejadian tersebut sangat disayangkan.

ketua LKPK provinsi Kennedy Sihombing meyayangkan gak tersebut terjadi. ia berharap para pihak bisa segera menyelesaikan persoalan tersebut. “sangat kita sayangkan ya” singkatnya.

Dilain pihak, Bambang selaku pengawas proyek tersebut yang dicoba dikonfirmasi perihal kejadian dirobohkannya kanstin beton tersebut memilih tidak menjawab konfirmasi media ini kendati centang 2 biru tampak di Wa nya.

(Lan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.