Yalisokhi Laoli, S.H., Minta Ketum Yayasan Yaperti Mencopot Rektor UNIAS

2 min read

Hariansiber, com – NIAS / Baru-baru ini viralnya vidio Mahasiwa/i di Jagat Maya adanya Joget tiktok/Pargoy di tempat Perkuliahan Universitas Nias (UNIAS) pengenalan kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) 2022 Yalisokhi Laoli, S.H., sangat prihatin akan kejadian tersebut.

hal ini tidak etis dan bukan Budaya di Nias, perkuliahan itu menimbang Ilmu bukan malah tempat perkuliahan berjoget ria dan tidak memiliki etika dan bukan tempatnya melaksanakan hal demikian, “Pasalnya, Nias sangat kental dengan adat dan budaya di Nias ini,” ungkapnya.

“Kita harus memahami terlebih-lebih Pj. Rektor Universitas Nias (UNIAS), seharusnya mempedomani PPKMB 2022 Dirjend Pendindikan Tinggi, Riset dan Teknologi, tidak ada mengatur hal tersebut pada pedoman PPKBM 2022, katanya.

Berjoget/tiktok, yang ada kreativitas, malah bukan kreativitas yang di tampilkan tapi mencoreng dunia pendidikan, inilah akibatnya jika Pj Rektor bukan pada bidangnya.

Banyak pihak menduga-duga bahwa pengangkatan-nya sarat dengan kepentingan politik Partai tertentu, saya menduga may be yes, may be no dan semoga tidak lah ya. Tetapi jika ia, betapa rusaknya dunia pendidikan kita yang harus terpolitisasi diawal kelahirannya, ungkapnya Yalisokhi.

Kembali ke persoalan:
1. Bahwa Rektor UNIAS bukan dari latar belakang Akademisi.

2. Masalah pemecatan Dosen yang nota bene mantan Ketua STIE.

3. Masalah uang kuliah mahasiswa yang bulan lalu sepertinya demo di kampus.

4. Masalah papan merek Fakultas Ekonomi yang sempat viral karna tulisannya “FALKULTAS EKONOMI” dan alamat yang bertele-tele serta diduga tak sesuai kode pos.

5. “Tarian” atau Joged yang diduga mirip joged di club malam yang dipertontonkan saat pengenalan kampus untuk mahasiswa baru, dinilai sejumlah pihak tidak sesuai budaya ketimuran, khususnya budaya Nias dan juga tak pantas dipertontonkan di dunia pendidikan.

Melihat semuanya itu, maka, dengan berat hati, kepada Ketua Umum Yayasan Yaperti sdr. Marinus Gea yang juga politisi PDI Perjuangan, minta segera mengevaluasi dan mencopot Rektor UNIAS.

Lanjutnya Yalisokhi Laoli menyampaikan, kita tau sendiri Pj Rektor Universitas Nias BackGround/Pengalaman di Pertanian dan Pensiunan PNS (Pegawai Negeri Sipil) terakhir Politisi P-DIP bukan dari Akademisi.

Inilah yang terjadi, sehingga semuanya kacau balau, berulang-ulang masa kepemimpinan Pj Rektor UNIAS, sudah banyak kejadian di Demo oleh Mahasiswa terkait uang kuliah, papan merk kampus salah dan lain sebagainya,” Kita menduga pengangkatan Pj. Rektor UNIAS ini tidak sesuai aturan Kemendikti, terindikasi sarat kepentingan Politik,” tuturnya Yalisokhi Laoli.

“Secara pribadi saya pemuda Kabupaten Nias, meminta Ketua Umum Yayasan Yaperti Nias Marinus Gea, SE.,M.Ak., agar Pj. Rektor di Copot dari Jabatannya karena masih belum bisa memimpin UNIAS,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yalisokhi Laoli, S.H., berharap juga agar struktur kepengurusan Yaperti UNIAS dapat di publikasikan mulai dari Pembina sampai kepengurusan Yayasan, karena kita menduga struktur tersebut sebagian para politisi, ujarnya mengakhiri.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *